Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”


azzahra

Rabu, 20 Februari 2013 yang lalu telah diadakan acara di aula gedung Perpustakaan RI jalan Salemba Raya, Jakarta Timur. Sebuah acara yang diikuti oleh ±500 siswa-siswi dari berbagai SMA/SMK di Jakarta. Acara yang bertemakan Gerakan Wajib Kuliah ini dimaksudkan agar siswa dan siswi SMA/SMK dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan mudah dan murah, karena biasanya tamatan SMA/SMK menghadapi kesulitan pada saat mau masuk ke Perguruan Tinggi atau Universitas. Dan biasanya kesulitan terdapat pada masalah biaya. Maka diharapkan dengan ikut acara ini bisa membuat mereka mengerti pentingnya pendidikan lanjutan.

Acara yang diprakarsai oleh Universitas Azzahra ini juga bekerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti : Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), GM Sriwijaya dan yang terpenting dari pihak pemerintah ikut hadir pula Deputi I Kementrian Pemuda dan Olahraga. Dari acara ini bisa diambil kesimpulan bahwa tamatan SMA/SMK bisa kuliah tanpa harus memikirkan biaya yang harus mereka bayar, dengan program ini mereka bisa kuliah dengan membayar uang kuliah setelah mereka mendapat pekerjaan. Jadi pada saat kuliah anak didik tidak disibukkan dengan permasalahan uang kuliah, bahkan dari Universitas Azzahra sendiri menjamin kalau setelah mereka lulus akan dicarikan pekerjaan untuk mempermudah pengembangan diri mereka juga.

SMA/SMK yang hadir diantaranya SMK Satria, SMA 1 Muhammadiyah, SMAN 47 Jakarta dan banyak lagi yang lainnya. Mereka dipilih dari masing-masing sekolah untuk datang dan mendapat kesempatan untuk bisa langsung mengisi formulir pendaftaran di Universitas Azzahra. Dan mereka juga diperkenalkan kepada Ketua Dewan Pembina Universitas Azzahra dan LP3I Group yaitu : Bapak Dr. Syahrial Yusuf. Dimana Bapak Syahrial juga menjelaskan sedikit biografi dirinya untuk di pertontonkan kepada seluruh yang hadir. Di dalam biografinya beliau juga mengisahkan perjalanan hidupnya yang memang seorang anak yatim penjual kerupuk dan akhirnya bisa sukses membuat sebuah Universitas dan Lembaga Pendidikan seperti LP3I.

Acara yang dimulai pada pukul 12:00 siang itu, juga dihadiri oleh Deputi I Kementrian Pemuda dan Olahraga Dr. Alfitra Salamm, Ketua Umum DPP KNPI bapak Taufan Eko Nugroho, Ketua Umum DPP GM Sriwijaya Bapak Ilyas Indra DJ. Mereka juga berpendapat bahwa tamatan SMA/SMK di Indonesia harus bisa diberikan kemudahan untuk melanjutkan kuliah agar dapat terciptanya SDM-SDM Indonesia yang berkualitas, yang bisa disejajarkan oleh negara-negara lain. Maka itu mereka sangat mendukung acara-acara seperti ini, dan agar bisa lebih sering diadakan kembali.

Karena sebuah negara menjadi hebat bukan karena lamanya mereka merdeka, atau banyaknya sumber kekayaan alam mereka, tapi lebih kepada Sumber Daya Manusianya yang kompeten dan siap menghadapi dunia global, agar tidak mudah dipecah belah atau dimanfaatkan oleh negara-negara maju di dunia. SDM juga yang bisa membuat sebuah negara itu merdeka atau mengolah sumber kekayaan alam negara itu sendiri. Maka dari itu, acara ini sangat bermanfaat dan menjadi solusi untuk semua tamatan SMA/SMK di Jakarta.

Keep smart(“,)

 Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”  Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”
 Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”  Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”
 Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”  Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”
 Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”  Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”
 Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”  Gerakan Wajib Kuliah “Membangun Kemandirian Pemuda Indonesia”

http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=_91CPt9WjKU

 

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Mungkin kalian suka ini !close