Distro Peter Says Denim



Sinyo dan Noni pasti udah tau dong salah satu distro yang paling terkenal di bandung?

Yupss benar sekali yaitu Distro Peter Says Denim atau disingkat PSD, Pasti udah ga asing lagi kan di telinga Sinyo dan Noni sekalian. Dan salah satu Store nya ada di daerah Bandung berikut alamat lengkap PSD office Bandung: Jl. Sido Mulyo 25 Kel. Sukaluyu, Kec. Cibeunying Kaler Bandung, Jawa Barat

Peter Says Denim  banyak sekali menyediakan pakaian maupun aksesorisnya untuk kalangan ABG, remaja sampai dewasa-dewasa. Mulai dari kaos, kemeja, celana, sepatu, jaket, sampai pakaian kantor ada disini.

Pemilik Peter Says Denim bernama Peter Firmansyah pria kelahiran Sumedang 4 Februari 1984. Kini, ia adalah pemilik usaha yang memproduksi busana yang sudah diekspor ke beberapa negara. Tak butuh waktu relatif lama, semua itu mampu dicapai Peter hanya dalam waktu 1,5 tahun sejak ia membuka usahanya pada November 2008. Kini, jins, kaus, dan topi yang menggunakan merek Petersaysdenim, bahkan, dikenakan para personel kelompok musik di luar negeri. Sejumlah kelompok musik itu seperti Of Mice & Man, We Shot The Moon, dan Before Their Eyes, dari Amerika Serikat, I am Committing A Sin, dan Silverstein dari Kanada, serta Not Called Jinx dari Jerman sudah mengenal produksi Peter. Para personel kelompok musik itu bertubi-tubi menyampaikan pujiannya dalam situs Peter says denim.

Tau ga sih Sinyo Dan Noni ternyata peter si pemilik Peter Says Denim pernah mengalami masa-masa suram.  Sewaktu masih kanak-kanak, perusahaan tempat ayahnya bekerja bangkrut sehingga ayahnya harus bekerja serabutan. Pernah mereka tak mampu membeli beras sehingga keluarga Peter hanya bergantung pada belas kasihan kerabatnya. ”Waktu itu kondisi ekonomi keluarga sangat sulit. Saya masih duduk di bangku SMP Al Ma’soem, Kabupaten Bandung,” kata Peter

Ia benar-benar memulai usahanya dari nol. Pendapatan selama menjadi pegawai toko disisihkan untuk mengumpulkan modal. Di sela-sela pekerjaannya, ia juga mengerjakan pesanan membuat busana. Dalam sebulan, Peter rata-rata membuat 100 potong jaket, sweter, atau kaus. Keuntungan yang diperoleh antara Rp 10.000- Rp 20.000 per potong.  Sewaktu masih sekolah di SMA Negeri 1 Cicalengka, Kabupaten Bandung, Peter juga sempat belajar menyablon. Ia berprinsip, siapa pun yang tahu cara membuat pakaian bisa dijadikan guru.

Dan sekarang berkat hasil kerja kerasnya itu Sejak 2007, Peter sudah sanggup membiayai pendidikan tiga adiknya. Seorang di antaranya sudah lulus dari perguruan tinggi dan bekerja. Peter bertekad mendorong dua adiknya yang lain untuk menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana. Ia, bahkan, bisa membelikan mobil untuk orangtuanya dan merenovasi rumah mereka di Jalan Padasuka, Bandung.

Meski kuliahnya tak rampung, Peter kini sering mengisi seminar-seminar di kampus. Ia ingin memberikan semangat kepada mereka yang berniat membuka usaha. ”Mau anak kuli, buruh, atau petani, kalau punya keinginan dan bekerja keras, pasti ada jalan seperti saya menjalankan usaha ini,”ujarnya.

Merek Petersaysdenim berasal dari Peter Says Sorry, atau nama kelompok musik. Posisi Peter dalam kelompok musik itu sebagai vokalis. Peter memanfaatkan fungsi jejaring sosial di internet, seperti Facebook, Twitter, dan surat elektronik untuk promosi dan berkomunikasi dengan pengguna Petersaysdenim.

Nah Sekarang Sinyo dan Noni udah tau kan asal mula Peter Says Denim itu bagaimana dan siapa pemiliknya. Ternyata usaha dan kerja keras peter selama ini membuahkan hasil yang baik.

Sumber : http://jadimacan.blogspot.com

Kasih komentar kamu donk disini !

1 Comment

Trackbacks/Pingbacks

  1. My Homepage - ... [Trackback]... [...] Read More: putih-abu.com/distro-peter-says-denim/ [...]...

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>