Asal usul Pi (3,14)……



Metematika….Mmmm, apa yang ada di benak sinyo dan noni ketika pertama kali mendengar kalimat tersebut…..wah pasti udah kepusingan ya….(hehehe), apalagi kemaren abis selesai UN, makin jadi aja donk ya.

Tapi tenang dlu sekarang kita gak mau belajar matematika kok, sekarang cuma mau sharing dikit aja tentang ilmu perhitungan yang satu ini. Tidak bisa di elakan lagi ilmu matematika secara kita sadari aplikakasi nya di pakai dalam kehidupan sehari-hari baik yang sederhana sampai yang komplex, dan mau tidak mau kita harus dapat berhitung dengan cermat dalam setiap kebutuhan yang membutuhkan perhitungan agar semua nya dapat urusan dapat berjalan lancar.

Banyak Para ilmuan-ilmuan yang terus mengembangkan ilmu ini dari dulu sampai sekarang, sebutlah seperti Ibnu Sina, Plato,al-Khawārizmī, Archimedes, Pythagoras, Socrates, Ecluides dan lainnya yang telah membawa kemajuan dari masa ke masa lewat formula maupun rumus-rumus yang telah mereka buat demi kemajuan ilmu pengetahuan.

dalam hal sumbangsih dari setiap rumusan-rumusan maupun formula-formula yang mereka buat teraplikasi dengan sangat baik sampai sekarang, memang matematika ini pelajaran agak sulit tapi menyenangkan sebenarnya.

Mari kita kupas sedikit untuk salah satu ilmu perhitungan ini, sinyo n noni yang kemaren  baru selesai UN pasti ketemu soal donk tentang cara menghitung luas lingkaran….yups (tenang dulu….) ini bukan review atau remedial maupun sejenis nya kok (hehehe). Dalam soal itu pasti kalian semua dapat menjawabnya  dengan benar dan percaya diri donk pasti  nya.

ini ne rumus nya buat menghitung luas lingkaran,

 

L = 3,14 x r x r 

L = Luar Lingkaran

Pi = 3,14 /22/7

r = Jari-jari

 

Nah pada bener donk kemaren hitung-hitungan nya, tapi jangan sampai keliru lo, ada ketentuan dimana harus menggunakan 3,14 atau 22/7, jadi Pi bernilai 7 apabila jari-jari nya (r) kelipatan dari 7 atau faktor dari 7 contohnya

Kelipatan : 7, 14, 21, 28, 35 

Faktor : 7, 3,5, 7/3

dan 3,14 di gunakan apabila (r) atau jari-jari nya bukan kelipatan atau faktor 7.

Tapi ada tau gak dari dari sinyo n noni asal usul pi…(pi=3,14) ini ?                Adalah Archimedes seorang ilmuan yang menemukan rumus perhitungan ini,

sebenarnya Pi ini adalah panjang keliling lingkaran yang berdiameter 1 satuan

Jadi… misalkan kt punya roda yang diameternya 1 meter trus kt ukur kelilingnya dengan cara melekatkan seutas tali pada sekeliling roda tersebut, maka panjang tali yang dibutuhkan adalah sekitar 3.14159 meter. Nilai perbandingan antara keliling dan diameter lingkaran ini selalu konstan untuk setiap lingkaran yaitu 3.14159.

Fakta-Fakta Menarik Mengenai Phi

  • Pada tahun 1706, seorang ahli Matematika bahasa Inggris memperkenalkan abjad Yunani phi untuk mewakili nilai yang dikatakan. Namun, pada tahun 1737, Euler resmi mengadopsi simbol ini untuk mewakili bilangan.
  • Pada tahun 1897, legislatif dari Indiana mencoba menentukan nilai yang paling akurat untuk phi. Namun ternyata kebijakan ini tidak berhasil.
  • Sebagian besar orang pada waktu itu tidak mengetahui fakta bahwa lingkaran memiliki jumlah sudut yang tak terbatas. Nilai dari phi adalah banyaknya diameter lingkaran yang akan dipaskan dengan keliling lingkaran.
  • Nilai dari phi adalah 22 / 7 dan ditulis sebagai = 22 / 7 atau = 3,14.
  • Nilai phi dengan 100 tempat desimal pertama adalah: 3,141592653589793238462643383279502884197169399375 1058209749445923078164062862089986280348253421170679…
  • Fakta menarik lainnya adalah Anda tidak akan menemukan nol dalam 31 digit pertama dalam dari phi.
  • Di samping perhitungan geometri sehari-hari, nilai phi juga digunakan dalam berbagai persamaan ilmiah termasuk rekayasa genetika, mengukur reaksi, distribusi normal, dan sebagainya.
  • Tahukah Anda bahwa phi tidak hanya sebuah nomor irasional tetapi juga bilangan yang sulit dipahami?
  • Fakta menarik lainnya tentang phi diambil dari huruf Yunani “Piwas”. Itu juga merupakan Abjad Yunani yang ke-16.
  • Seorang pengusaha di Cleveland, AS, menerbitkan buku pada pada tahun 1931 untuk mengumumkan bahwa nilai pi adalah 256/81.
  • Jika Anda mencetak miliaran dari desimal phi, maka angka itu akan merentang dari New York City ke Kansas.

 

Fakta-Fakta Menarik Lainnya Lagi Mengenai Phi

  • Tahukah Anda Yasumasa Kanada, seorang profesor di Universitas Tokyo?? Ia membutukan waktu sekitar 116 jam untuk menemukan sebanyak 6442450000 tempat desimal Phi dengan komputer.
  • Pada tahun 1706, John Machin memperkenalkan suatu rumus untuk menghitung nilai phi, yaitu : / 4 = 4 * arc tan (1 / 5) – arc tan (1 / 239).
  • Pada tahun 1949, ia juga menghabiskan waktu sekitar 70 jam untuk menghitung 2.037 tempat desimal phi menggunakan ENIAC (Electronic Numeric Integrator and Computer).
  • Seorang Ahli Matematika Jerman, Ludolph van Ceulen, mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menghitung 35 tempat desimal pertama phi.
  • Pada tahun 1768, Johann Lambert membuktikan nilai Phi adalah sebuah bilangan irasional, dan pada tahun 1882, Ferdinand Lindemann yang juga Ahli matematika terkenal membuktikan Phi adalah bilangan yang sulit dipahami.
  • Ada orang yang hafal semua angka desimal phi. Orang tersebut membuat lagu dan musik berdasarkan digit dari phi. Dalam kehidupan ini, memang terdapat banyak fakta yang menarik dan menyenangkan mengenai phi.

 

Source :math07.findtalk.biz

Kasih komentar kamu donk disini !

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>